Astronomi

Melihat Hilal Online

Lihat perkiraan posisi matahari dan bulan di lokasi kamu, beserta apakah hilal mungkin terlihat malam ini menurut kriteria yang dipakai Kementerian Agama. Termasuk jadwal terbit dan terbenam, waktu terbaik rukyah, dan kalender 30 hari.

Ini perkiraan (hisab), bukan penetapan resmi. Penetapan awal bulan hijriah di Indonesia dilakukan melalui rukyatul hilal dan sidang isbat Kementerian Agama, yang saat ini berpedoman pada PMA Nomor 1 Tahun 2026 serta Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004. Gunakan halaman ini untuk memahami posisi bulan, bukan untuk menetapkan tanggal puasa atau hari raya.

Perkiraan Malam Ini

Memuat…

Data Saat Matahari Terbenam

Kriteria MABIMS 2021

Kriteria ini disepakati Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura pada 2021: tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat saat matahari terbenam. Keduanya harus terpenuhi.

Waktu Terbaik Rukyah

Waktu saat bulan mencapai ketinggian tertentu setelah matahari terbenam, beserta arah azimut yang perlu ditatap. Makin tinggi bulan, makin mudah dilihat.

Jadwal Matahari & Bulan

Kalender Status Hilal 30 Hari

Setiap baris menampilkan umur bulan, tinggi, dan elongasi saat matahari terbenam. Baris hijau berarti berada di dalam jendela hilal dan memenuhi kriteria MABIMS.

Sumber Data & Dasar Kriteria

Seluruh perhitungan berjalan di perangkat kamu dan tidak dikirim ke server mana pun. Berikut dasar angka dan kriteria yang kami pakai:

Perhitungan

Astronomy Engine (MIT)

Pustaka open-source untuk posisi matahari dan bulan yang memakai algoritma STANDAR Aerospace. Akurasinya kami uji silang dengan timeanddate.com untuk Jakarta dan hasilnya cocok sampai hitungan detik.

github.com/cosinekitty

Kriteria Visibilitas

MABIMS 2021 (Kementerian Agama)

Kriteria yang dipakai Kementerian Agama, sekaligus juga diikuti Nahdlatul Ulama: tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Kriteria ini mulai berlaku sejak tahun 2021.

kemenag.go.id

Dasar Hukum

PMA No. 1 Tahun 2026 & Fatwa MUI No. 2 Tahun 2004

PMA 1/2026 menegaskan pendekatan integrasi hisab dan rukyatul hilal dalam penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah, dengan penegasan pada prinsip musyawarah nasional.

Pembanding

timeanddate.com

Dipakai untuk menguji akurasi hasil perhitungan halaman ini pada beberapa lokasi dan tanggal sebelum dipublikasikan.

timeanddate.com

Tentang Melihat Hilal Online

Hilal adalah bulan sabit muda pertama yang tampak setelah terjadinya ijtimak, yaitu saat bulan baru berada antara Bumi dan Matahari. Karena bulan sabit sangat tipis, hampir selalu baru bisa dilihat beberapa saat setelah matahari terbenam, dan tidak selalu bisa dilihat sama sekali.

Ada dua cara menentukan awal bulan. Hisab adalah perhitungan astronomis, sedangkan rukyah adalah pengamatan langsung dengan mata telanjang atau alat. Di Indonesia keduanya dipadukan: hisab memberi dasar perhitungan, dan rukyatul hilal menjadi konfirmasi dalam sidang isbat.

Kesulitan utama melihat hilal bukan cuma karena tipis, tapi juga karena tiga hal: posisinya rendah di atas ufuk, terhalang awan atau aerosol dan polusi cahaya, dan perbedaan waktu antar daerah — di Indonesia bagian paling timur seperti Papua punya waktu terbenam yang hampir bersamaan dengan bagian barat, sehingga secara efektif satu malam bisa berbeda beberapa jam antara satu provinsi dan provinsi lain.

Karena itu, MABIMS menetapkan batas minimal agar rukyah tidak dilakukan pada malam yang memang mustahil berhasil. Halaman ini menghitungkan batas itu untuk lokasi kamu, lalu menunjukkan kapan bulan cukup tinggi untuk diamati.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah alat ini bisa menentukan awal bulan hijriah secara resmi?

Tidak. Alat ini hanya menghitung perkiraan (hisab) sebagai informasi. Penetapan awal bulan di Indonesia dilakukan melalui rukyatul hilal dan sidang isbat Kementerian Agama, sesuai PMA Nomor 1 Tahun 2026 dan Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004.

Kapan hilal bisa dilihat?

Menurut kriteria MABIMS yang dipakai Kementerian Agama, hilal dianggap mungkin terlihat bila saat matahari terbenam tingginya tidak kurang dari 3 derajat dan jarak lengkung bulan-matahari atau elongasi tidak kurang dari 6,4 derajat. Keduanya harus terpenuhi, dan penilaian hanya berlaku pada dua hari pertama setelah ijtimak. Bulan yang sudah tua tidak lagi disebut hilal meski angka tersebut terpenuhi.

Apa itu elongasi dan tinggi hilal?

Elongasi adalah jarak sudut antara bulan dan matahari dilihat dari Bumi. Sementara itu, tinggi hilal adalah jarak sudut bulan di atas ufuk atau horizon saat matahari terbenam. Keduanya dihitung pada saat yang sama, yaitu saat matahari terbenam.

Apakah angka di sini sama persis dengan angka Kemenag?

Tidak selalu sama. Ada perbedaan definisi tinggi mar'i dan apparent, perbedaan lokasi markaz, serta perbedaan model atmosfer. Untuk elongasi dan persen penerangan hasilnya sangat dekat, sedangkan tinggi bisa berbeda sekitar seperseratus sampai dua perseratus derajat.

Kenapa umur bulan kadang bernilai negatif?

Karena ijtimak atau bulan baru bisa terjadi setelah matahari terbenam. Bila demikian, pada saat matahari terbenam bulan belum lahir sehingga umurnya negatif. Ini informasi yang penting, karena artinya hilal mustahil terlihat pada hari itu.

Apakah bisa dipakai untuk menentukan waktu puasa atau hari raya?

Jangan. Gunakan kalender hijriah resmi dari Kementerian Agama untuk waktu puasa dan hari raya. Alat ini membantu memahami posisi bulan, bukan menggantikan penetapan resmi.